Contoh Text Monolog


Chapter 2 

Monday monolog

Hari keLima

          Sungguh hari yang menyenangkan saat bisa bertemu dengan SAHABAT lama yang baik banget. tema yang gue angkat dari ini adalah PERSAHABATAN. Wah asik banget ni tema, cuz setiap dari kita punya seseorang yang benar-benar sangat baik. Ia juga adalah salah satu sahabat yang memberikan sesuatu yang membangun jiwaku selama hidup 3 tahun yang lalu, walau tetap berlanjut, sekarang kami juga masih berteman baik untuk sekedar SHARE tentang kehidupan sekolah kami sekarang. Hal yang baru kami berbicarakan adalah MELANJUT KEMANA SETELAH SMA/MA/SMK ? “ ..
          Sebuah kalimat pertanyaan yang sangat membuat gue kembali ke dunia yang sangat membingungkan. Gue mulai dikerubungi dengan pertanyaan, “ apakah benar mahasiswa itu sangat individualisme? “ yang namanya individualis tu paling anti di gue. Gue paling gak bisa kalo yang namanya SENDIRIAN kayak squedword. Salah pasti tulisannya.
          Kita lupakan tentang hal itu, karena itu dianggap gak terlalu penting di tema ini. Gue mengenal baik dengan ibu penjual diwarung, beliau selalu mengajarkan hal yang baik kepadaku. Tadi saat gue membeli barang yang dibutuhkan Bunda, gue kena tegur ama beliau karena bingung saat menentukan pilihan. Tadi pertama saat gue bertanya apakah diwarung ada ENERGEN, maka beliau jawab ya,tapi saat gue melihat minuman merk yang lain seperti TORA BIKA< ABC MOCA< ENERGEN RASA KACANG, VANILA dan COKLAT< CAPUCCINO MOCA . gue mulai dibingungkan dengan hal tadi dan memilih TORA BIKA MOCA, saat gue memilih merk itu. Gue lalu dikejutkan dengan pekataan beliau “ LO KOK MILIH YANG ITU DEK? TADI IBUMU NYURUH APA? KOK MILIH YANG LAIN? “ lalu gue mulai tersadar dengan hal yang gue amanahkan tadi, ENERGEN. Nah loh? Kalo gue aja bisa kayak gitu, pas kita diamanahkan sesuatu dan kita malah memilih yang lain. Kita sering melupakan hal yang kecil tapi ingt yang besar. Gue pernah teringat ama yang pernah gue baca ..


“ jikalau engkau menitipkan banyak harta pada seseorang, maka itu akan selalu ia ingat. Akan tetapi, jikalau engkau menitipkan barang yang sedikit jumlahnya, maka harta itu akan gampang dilupakan oleh seseorang dan orang yang menitipkan itu sendiri ... “

          Lalu amanat beliau saat gue hendak pergi adalah “ DEK, KALO MISALNYA MASIH ADA YANG DIAMANAHKAN, MAKA JANGAN PILIH YANG LAIN DULU. KALOGAK ADA AKA BARULAH PILIH YANG LAIN, KAN JADINYA PAS? KALO MISALNYA IBU ADEK TANYA TENTANG YANG DIAMANAHKAN. MAKA ADEKKAN PUNYA ALASAN DULU UNTUK MENJAWABNYA, DAN ALASAN ITU PASTI .. “
          Gue lalu bangga ama beliau dan lalu bilang “ ya buk, akan adek ingat .. “ lalu gue kembali pulang sambil sesekali melihat beliau yang lalu disibukkan dengan pembeli yang lain.

          BersambunG ..

KalO note ini terasa sedikit aja ngena artinya ke Kehidupan Ananda/Adinda. Please “ Like “nya or bisa melalui My BloGger. Trima aksi, nd Thank a lot …

No comments

Leave a Reply

Dunia dimana cinta, kehidupan, kematian, kesenangan dan semua perasaan manusia terbaur dalam bait-bait puisi berestetika sederhana... menghibur.

Thursday, December 29, 2011

Contoh Text Monolog


Chapter 2 

Monday monolog

Hari keLima

          Sungguh hari yang menyenangkan saat bisa bertemu dengan SAHABAT lama yang baik banget. tema yang gue angkat dari ini adalah PERSAHABATAN. Wah asik banget ni tema, cuz setiap dari kita punya seseorang yang benar-benar sangat baik. Ia juga adalah salah satu sahabat yang memberikan sesuatu yang membangun jiwaku selama hidup 3 tahun yang lalu, walau tetap berlanjut, sekarang kami juga masih berteman baik untuk sekedar SHARE tentang kehidupan sekolah kami sekarang. Hal yang baru kami berbicarakan adalah MELANJUT KEMANA SETELAH SMA/MA/SMK ? “ ..
          Sebuah kalimat pertanyaan yang sangat membuat gue kembali ke dunia yang sangat membingungkan. Gue mulai dikerubungi dengan pertanyaan, “ apakah benar mahasiswa itu sangat individualisme? “ yang namanya individualis tu paling anti di gue. Gue paling gak bisa kalo yang namanya SENDIRIAN kayak squedword. Salah pasti tulisannya.
          Kita lupakan tentang hal itu, karena itu dianggap gak terlalu penting di tema ini. Gue mengenal baik dengan ibu penjual diwarung, beliau selalu mengajarkan hal yang baik kepadaku. Tadi saat gue membeli barang yang dibutuhkan Bunda, gue kena tegur ama beliau karena bingung saat menentukan pilihan. Tadi pertama saat gue bertanya apakah diwarung ada ENERGEN, maka beliau jawab ya,tapi saat gue melihat minuman merk yang lain seperti TORA BIKA< ABC MOCA< ENERGEN RASA KACANG, VANILA dan COKLAT< CAPUCCINO MOCA . gue mulai dibingungkan dengan hal tadi dan memilih TORA BIKA MOCA, saat gue memilih merk itu. Gue lalu dikejutkan dengan pekataan beliau “ LO KOK MILIH YANG ITU DEK? TADI IBUMU NYURUH APA? KOK MILIH YANG LAIN? “ lalu gue mulai tersadar dengan hal yang gue amanahkan tadi, ENERGEN. Nah loh? Kalo gue aja bisa kayak gitu, pas kita diamanahkan sesuatu dan kita malah memilih yang lain. Kita sering melupakan hal yang kecil tapi ingt yang besar. Gue pernah teringat ama yang pernah gue baca ..


“ jikalau engkau menitipkan banyak harta pada seseorang, maka itu akan selalu ia ingat. Akan tetapi, jikalau engkau menitipkan barang yang sedikit jumlahnya, maka harta itu akan gampang dilupakan oleh seseorang dan orang yang menitipkan itu sendiri ... “

          Lalu amanat beliau saat gue hendak pergi adalah “ DEK, KALO MISALNYA MASIH ADA YANG DIAMANAHKAN, MAKA JANGAN PILIH YANG LAIN DULU. KALOGAK ADA AKA BARULAH PILIH YANG LAIN, KAN JADINYA PAS? KALO MISALNYA IBU ADEK TANYA TENTANG YANG DIAMANAHKAN. MAKA ADEKKAN PUNYA ALASAN DULU UNTUK MENJAWABNYA, DAN ALASAN ITU PASTI .. “
          Gue lalu bangga ama beliau dan lalu bilang “ ya buk, akan adek ingat .. “ lalu gue kembali pulang sambil sesekali melihat beliau yang lalu disibukkan dengan pembeli yang lain.

          BersambunG ..

KalO note ini terasa sedikit aja ngena artinya ke Kehidupan Ananda/Adinda. Please “ Like “nya or bisa melalui My BloGger. Trima aksi, nd Thank a lot …

No comments:

Post a Comment